
Nama Gue “LIA” katanya sambil menjabat tanganku seraya tersenyum manis…
Hhhuuuaaaahhh… sudah 3 jam lebih sejak aku berbaring diatas tempat tidur ini sambil melirik ke arah jam dinding, pikiranku jauh melayang ke awang-awang mengingat kembali pertemuan yang terjadi tadi sore…
LIA… LIA… LIA… berulang kali nama itu terucapkan olehku… seolah-olah ia telah merasuki anganku… Engkaulah bunga sempurna getarkan hati yang lara, yang s’lalu menebarkan senyuman terindah yang merupakan sebuah anugrah semesta…
Pagi itu jam tepat menunjuk diangka 8.20 pagi… “Waduh, terlambat” ujarku sambil berlari kecil menuju lift yang kelak akan mengantarkan ke Ruangan. Tanpa diduga, saat pintu lift terbuka di lantai yang tertuju… aku melihat sebuah senyuman khas yang selalu terbayang tiap saat terutama tadi malam (penyebab yang membuatku bangun kesiangan) menyambutku melangkah keluar lift… “Hai baru datang ya…?” sapanya.
Wooii… Kalo Kau ngantuk sana keluar dulu dari ruangan meting ini, cuci muka… “sergah boss ku dengan nada lantang memecah lamunanku di tengah perang Baratayudha yang sedang terjadi. “Sorry boss, Kurang istirahat nih… soalnya lagi gak enak badan” kilahku berkelit. Lagi senyuman manis tadi masih membayangi sehingga membuat ku terlena saat ini…
Perlahan senja mulai menutupi garangnya terik sang surya menyinari bumi… “It’s time to go home” ujarku dalam hati. Sesampai di lobby mata ku tertuju para kumbang-kumbang perayu sedang tebarkan pesona di sekeliling sang gadis pujaan hati tuk mencuri hatinya… “Sial” umpatku sambil menghindar agar tak terlihat… Ah… seandainya ia berpaling kepadaku saat ini tentu akan semakin bewarna hidup ini…
Hari terus berganti seiring bergulirnya waktu, jiwa ini mulai gelisah karena sang pujaan hati belum juga memberikan sedikit waktu tuk merajam hangatnya cinta bersama… LIA… cobalah kau mengerti mungkin saja diriku adalah yang terbaik, beri ku kesempatan untuk memulainya… Mungkin ku tak bernyali tuk nyatakan rasa cintaku, tapi ku bahagia bila kau tertawa….Ohh… LIA… LIA… LIA… LLLIIIIAAAAAA…..
Based on LIA Lyrics…
BarCodE
Image source : flikcr
Bwahahahaha….bener-bener amazing nih yang nulis. Biasanya kan cerpen inspirasikan lagu…tapi sekarang malah lirik lagu yang di rangkai jadi cerpen… keren!!! kereen!!!!
bisa juga dijadikan cerita sinetron, nasib tuh cowok…
cinta terpendam…memang paling laku kalo dibuat sinetron ato lagu sih….
ada produser yang berminat… kalo kita sih sudah punya bayangan skenarionya… hhehehee…
[...] Gue “LIA” katanya sambil menjabat tanganku seraya tersenyum manis… Hhhuuuaaaahhh… Tak terasa sudah 3 [...]